7. pembukaan pameran (3) - suharyadi smago

PEMBELAJARAN BERBASIS STEM DI KELAS X: MEMBANGUN KREATIVITAS DAN INOVASI

Pembelajaran abad ke-21 menuntut peserta didik tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan nyata. Salah satu pendekatan yang mendukung hal tersebut adalah pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Melalui pendekatan ini, siswa didorong untuk berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, serta mampu memecahkan masalah secara inovatif.

Di SMA Negeri 1 Godean, pembelajaran berbasis STEM diterapkan dalam mata pelajaran Fisika kelas X melalui proyek pengembangan alat tepat guna bertema konservasi energi, pemanfaatan energi, dan konversi energi. Dalam kegiatan ini, siswa diberi kesempatan untuk mengembangkan ide dan gagasan kreatif dalam bentuk karya nyata yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan pembelajaran STEM ini merupakan bentuk kolaborasi lintas mata pelajaran antara guru Fisika, Kimia, Matematika, dan Biologi. Kolaborasi tersebut memungkinkan siswa memahami bahwa ilmu pengetahuan saling terintegrasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan nyata. Konsep-konsep Kimia digunakan dalam memahami sumber dan penyimpanan energi, Matematika digunakan dalam perhitungan dan analisis data, sementara Biologi dikaitkan dengan dampak teknologi terhadap lingkungan dan kehidupan.

Berbagai alat dirancang oleh siswa, mulai dari teknologi sederhana hingga alat yang memanfaatkan kecerdasan buatan berbantuan Arduino. Proses perancangan dilakukan secara bertahap, dimulai dari identifikasi masalah, penyusunan desain, pembuatan prototipe, pengujian alat, hingga penyempurnaan produk. Melalui kegiatan tersebut, siswa belajar menerapkan konsep-konsep Fisika secara langsung, seperti energi listrik, energi mekanik, efisiensi energi, sensor, serta sistem otomatisasi. Selain itu, siswa juga menerapkan proses rekayasa (engineering process) untuk meningkatkan fungsi dan kemampuan alat sesuai kebutuhan. Kegiatan ini melatih kemampuan berpikir sistematis dan keterampilan problem solving, sekaligus menumbuhkan semangat inovasi dan kewirausahaan sejak dini.

Sebagai puncak kegiatan pembelajaran, siswa kelas X melaksanakan pameran karya bertajuk EBTeria #3 mengambil tema “Dengan STEM Belajar Lebih Menyenangkan”. Pameran yang dilaksanakan pada tanggal 24 April 2026 tersebut menampilkan 36 karya inovatif hasil kreativitas siswa kelas X. Berbagai karya yang dipamerkan menunjukkan antusiasme dan kemampuan siswa dalam mengintegrasikan sains dan teknologi menjadi solusi nyata yang aplikatif.

Kegiatan pameran dibuka secara resmi oleh Kepala SMA Negeri 1 Godean Surahman, S.Pd., M.Pd. dan didampingi oleh guru pembimbing, yaitu Suharyadi, S.Pd., Mekar Retno Sariasih, S.Pd.Si, Retno Rositaririn, S.Si., dan Ghanita Lathiiful Ulfah, S.Pd.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya memiliki pemahaman akademik yang baik, tetapi juga mampu menjadi generasi yang kreatif, inovatif, peduli lingkungan, dan siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi di masa depan. Pembelajaran STEM membuktikan bahwa belajar sains dapat menjadi lebih menarik, menyenangkan, dan bermakna ketika dikaitkan dengan pengalaman nyata serta karya inovatif siswa. (Suharyadi)