web1 - Suharyadi Suharyadi (4)

GURU WALI DAMPINGI MURID MEMAKNAI RAPOR ASTS SEMESTER GANJIL

Godean, 2 Oktober 2026 — Pembagian Rapor Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Semester
Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 di SMAN 1 Godean tidak berhenti pada penyampaian hasil belajar siswa.
Pada Rabu, 30 September 2026, sekolah membagikan rapor ASTS yang memuat nilai rerata ulangan
harian dan nilai asli ASTS sebagai gambaran singkat pencapaian akademik siswa pada tengah semester.
Hasil tersebut selanjutnya menjadi salah satu bahan bagi Guru Wali untuk memantau perkembangan
belajar siswa.
Sebagai bagian dari tugas pendampingan, Guru Wali kemudian melaksanakan pertemuan bersama siswa
yang dibimbingnya pada Jumat, 2 Oktober 2026, pukul 07.00–08.00 WIB. Kegiatan yang diikuti seluruh
Guru Wali dan siswa kelas X, XI, dan XII tersebut dilaksanakan di lingkungan sekolah. Pertemuan
berlangsung dalam suasana yang lebih dekat dan komunikatif, sebagian besar di ruang kelas, sementara
beberapa kelompok memanfaatkan perpustakaan, gazebo, dan ruang terbuka sekolah.
Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk menyampaikan berbagai pengalaman dan
persoalan yang mereka hadapi selama proses pembelajaran. Pada jenjang kelas XII, misalnya, masih
terdapat siswa yang merasa bimbang dalam menentukan pilihan program studi untuk melanjutkan
pendidikan ke perguruan tinggi. Sementara itu, beberapa siswa kelas X masih membutuhkan waktu
untuk menyesuaikan diri dengan iklim belajar di jenjang SMA. Di kelas XI, sebagian siswa
mengungkapkan kekhawatiran karena mata pelajaran pilihan yang diambil ternyata memiliki tingkat
kesulitan lebih tinggi dari yang mereka bayangkan.
Berbagai persoalan tersebut kemudian menjadi bahan bagi Guru Wali untuk memberikan
pendampingan dan penguatan sesuai kebutuhan masing-masing siswa. Melalui komunikasi secara
langsung, Guru Wali membantu siswa mengenali persoalan, menemukan alternatif solusi, serta
menyusun langkah yang lebih terarah untuk menghadapi tantangan belajar. Pendekatan ini diharapkan
membuat siswa tidak hanya memahami capaian akademiknya, tetapi juga mampu melakukan refleksi
dan menentukan langkah perbaikan.
Pertemuan Guru Wali dan siswa menjadi bagian penting dari upaya sekolah memastikan setiap siswa
memperoleh pendampingan dalam mencapai target pembelajaran. Lebih dari sekadar membahas nilai
rapor, kegiatan ini menjadi ruang untuk membangun komunikasi, menumbuhkan kepercayaan diri, dan
memperkuat karakter siswa agar mampu berkembang sesuai potensinya. Dengan demikian, rapor
menjadi titik awal untuk melakukan pendampingan, bukan sekadar akhir dari sebuah asesmen.
(suharyadi)