web2 - Suharyadi Suharyadi (3)

SISWA PELOPOR ANTI NYONTEK, WUJUDKAN BUDAYA SATRIYA DI SMAN 1 GODEAN

Godean, 28 September 2026 — Komitmen SMAN 1 Godean dalam membangun budaya kejujuran dan
integritas akademik terus diperkuat. Sebagai bagian dari program Siswa Pelopor Anti Nyontek, sekolah
melaksanakan sosialisasi program kepada guru dan karyawan pada Selasa, 28 September 2026 di ruang
guru. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Sistem Informasi Manajemen (SIM) tersebut diikuti oleh
guru dan karyawan SMAN 1 Godean.
Dalam sosialisasi disampaikan bahwa selama ini gerakan Siswa Pelopor Anti Nyontek lebih banyak
diimplementasikan dalam pelaksanaan asesmen tingkat sekolah. Mulai tahun ajaran ini, gerakan
tersebut diarahkan untuk diperluas dan diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Dengan
demikian, nilai kejujuran tidak hanya dibangun ketika siswa menghadapi asesmen, tetapi menjadi bagian
dari kebiasaan belajar dan budaya akademik di lingkungan sekolah.
Langkah tersebut sekaligus menjadi penguatan atas hasil positif pelaksanaan program selama ini.
Laporan kasus mencontek dalam asesmen sekolah menunjukkan penurunan yang signifikan dalam tiga
tahun terakhir. Bahkan, dalam dua asesmen terakhir, yakni Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun
Ajaran 2025/2026 dan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Semester Ganjil Tahun Ajaran
2026/2027, tidak terdapat laporan kasus mencontek. Capaian ini menjadi motivasi bagi sekolah untuk
terus menjaga dan mengembangkan budaya integritas di kalangan siswa.
Program Siswa Pelopor Anti Nyontek merupakan salah satu upaya SMAN 1 Godean dalam menanamkan
budaya kejujuran dan integritas akademik yang selaras dengan nilai-nilai Budaya SATRIYA DIY. Melalui
keteladanan, para siswa pelopor mengajak teman-temannya untuk percaya pada kemampuan diri,
mengerjakan tugas dan asesmen secara mandiri, tidak memberikan maupun meminta jawaban, serta
berani menjaga integritas dengan cara yang santun dan bertanggung jawab.
Lebih dari sekadar upaya mencegah praktik mencontek, gerakan ini diarahkan menjadi gerakan bersama
untuk membangun karakter siswa yang jujur, mandiri, percaya diri, bertanggung jawab, dan
berintegritas. Dengan dukungan guru dan karyawan, SMAN 1 Godean berkomitmen menjadikan
kejujuran bukan hanya sikap saat asesmen, tetapi sebagai bagian dari budaya belajar dan karakter siswa
dalam kehidupan sehari-hari. (suharyadi)