oplus_0

SOSIALISASI GERAKAN SISWA PELOPOR ANTI NYONTEK MELALUI UPACARA BENDERA

Godean, 5 Oktober 2026 — Komitmen SMAN 1 Godean dalam membangun budaya kejujuran dan
integritas akademik terus diperkuat. Melalui upacara bendera pada Senin, 5 Oktober 2026, sekolah
menyosialisasikan Gerakan Siswa Pelopor Anti Nyontek kepada seluruh siswa. Sosialisasi disampaikan
oleh pembina upacara, Difri Sari Pali, S.Pd.K., sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran bersama
tentang pentingnya kejujuran dalam proses pembelajaran.
Dalam penyampaiannya, pembina upacara menegaskan bahwa gerakan anti nyontek tidak hanya
berlaku ketika siswa menghadapi Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS), Asesmen Sumatif Akhir
Semester (ASAS), Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT), maupun ujian sekolah. Sikap jujur harus menjadi
bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran sehari-hari. Dengan demikian, kejujuran
diharapkan tumbuh sebagai kebiasaan dan karakter, bukan sekadar sikap yang muncul ketika siswa
mengikuti asesmen.
Sekolah juga menegaskan bahwa tindakan mencontek merupakan bentuk pelanggaran terhadap
integritas akademik. Oleh karena itu, siswa yang terbukti melakukan tindakan mencontek dapat
diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku di sekolah. Penegasan tersebut bukan semata-mata
untuk memberikan efek jera, tetapi menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang
adil, sehat, dan menghargai proses perjuangan setiap siswa.
Melalui Gerakan Siswa Pelopor Anti Nyontek, SMAN 1 Godean berharap tumbuh iklim kompetisi yang
sehat dan persaingan positif dalam meraih prestasi akademik. Siswa didorong untuk mengandalkan
kemampuan sendiri, menghargai hasil usaha, serta menjadikan keberhasilan teman sebagai motivasi
untuk berkembang, bukan alasan untuk mengambil jalan pintas. (suharyadi)