SMA Negeri 1 Godean sukses menggelar workshop implementasi pendidikan khas Kejogjaan
dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Acara yang menghadirkan praktisi pendidikan khas
Kejogjaan, Awang Eka Hermawan, S.Sn., ini bertujuan untuk membekali para guru dan tenaga
kependidikan dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai integrasi nilai-nilai Kejogjaan
dalam proses pembelajaran.
Dalam workshop ini, Awang Eka Hermawan memaparkan berbagai konsep dan strategi yang
dapat diterapkan untuk mengimplementasikan pendidikan khas Kejogjaan di sekolah. Beliau
menekankan pentingnya mengaitkan materi pembelajaran dengan nilai-nilai luhur budaya Jawa,
seperti gotong royong, sopan santun, dan rasa memiliki. "Pendidikan khas Kejogjaan bukan
hanya sekadar pengenalan budaya, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik," ujar Awang
Eka Hermawan. "Dengan mengimplementasikan pendidikan khas Kejogjaan, kita berharap dapat
mencetak generasi muda yang berkarakter, berbudaya, dan memiliki jiwa nasionalisme yang
tinggi."
Para peserta workshop antusias mengikuti sesi diskusi dan praktik langsung. Mereka
berkesempatan untuk bertukar pikiran dan berbagi pengalaman terkait upaya-upaya yang telah
dilakukan dalam mengimplementasikan pendidikan khas Kejogjaan di sekolah. Kepala SMAN 1
Godean, Surahman, S.Pd, M.Pd, menyambut baik terselenggaranya workshop ini. "Kami
berharap melalui workshop ini, para guru dapat lebih kreatif dan inovatif dalam merancang
kegiatan pembelajaran yang bermuatan nilai-nilai Kejogjaan," ungkapnya.
